FOR MY BELOVED WOMAN

 

Untukmu wanita yang ku kenal 2 Tahun lalu..

Lucu ya kalau dipikir pikir pertemuan kita itu sungguh aneh, aku mengenalmu 2 Tahun lalu yang mana pada saat itu aku belum siap untuk memulai hubungan baru. Malam itu, nada dering panggilan telpon pertama muncul di hp ku, dan suara yang penuh dengan kelembutan keluar dari speaker hp ku mengucapkan “Assalamu’alaikum”. Mungkin kamu sudah lupa dengan hal itu, tapi aku selalu ingat dan selalu tertawa kecil ketika memori itu muncul kembali. Bahkan saat menulis ini aku juga tersenyum. Perkenalan kita terasa sungguh aneh dan absurd. Akupun kikuk tak tahu harus berbuat apa saat itu. Ending-nya? Ya, mudah ditebak, kita berjalan ke jurang pengasingan.

Kisah kita berdua hanya berjalan selama beberapa hari, sisanya kita berjalan masing-masing dan aku tidak pernah mengirimkan satu kata pun kepadanya. Kita berdua hanya bisa saling bertukar kabar melalu postingan social media yang bahkan sebenarnya postingan itu untuk dilihat oleh semua orang. Meskipun begitu, aku senang bisa mengenalnya walau hanya dalam waktu singkat. Kalau bisa aku catat, story Instagram dialah yang paling lama bisa membuatku menatap layar handphone ku.

2 Tahun berlalu, tepatnya Bulan Juli 2025.  Aku memberanikan diri untuk mengubunginya lagi. “Apa kabar”, dua kata yang menjadi awal perjalanan baru kita berdua. Tak banyak ekspetasi dan harapan ketika kita saling mencoba untuk kembali terbuka. Kita berdua sama-sama terjebak dalam penjara yang sama. Penjara yang membuat kita sulit untuk bisa percaya dengan orang lain, penjara yang membuat kita sadar bahwa kita tidak bisa terus menerus mengharapkan orang lain, penjara yang membuat kita berkata “Ok, semua hal bisa gw lewatin sendiri tanpa mengharapkan ekspetasi dari orang lain”. Hanya enam huruf yang bisa mendeskripsikan penjara itu, TRAUMA.

Purnama demi purnama pun berlalu, dan aku bisa mengenal dirinya lebih jauh. Tak hanya dirinya, keluarganya pun sudah mengetahui akan kehadiran diriku. Aku tak ingat berapa banyak sedih dan tertawa yang kita lalui bersama, berapa banyak malam yang kami habiskan untuk sama-sama saling bercerita. Di tengah dinginnya malam, kamu selalu bisa menghangatkanku. Aku senang bisa mengenalmu lebih jauh. Kamu tumbuh dengan banyak luka dan trauma di dirimu. Tak mudah menjadi dirimu.

    Aku mengerti bahwa kamu sering mendapatkan luka lalu terjatuh. Kamu boleh merasa sedih, kamu boleh merasa kecewa, kamu boleh merasa gagal, tapi kamu tidak boleh menyerah. Aku yakin bahwa kamu adalah wanita yang kuat, tak mudah menjadi dirimu. Pelan-pelan pasti kita bisa sembuhin luka-luka itu. Tak mengapa jika kamu terkadang merasa rapuh, tak mengapa jika kamu terkadang merasa lelah, tak mengapa jika kamu menangis, tak mengapa jika kamu terkadang kembali terjatuh. Tidak semua hal harus dijalani dengan penuh kegembiraan. Istirahatlah sejenak, dan berikan ruang untuk dirimu mengisi tenaga untuk dapat menampung semua emosi yang didapat. Aku disini untuk selalu mendukung kamu, aku ingin membantumu untuk pulih. Aku yakin bahwa suatu hari nanti kamu dapat menjadi wanita yang terbaik, wanita yang dulunya sering terluka menjadi penuh dengan tawa. Teruslah berjuang untuk bisa bangkit, aku yakin kamu bisa. Dan satu hal yang harus kamu ingat, kamu disini tidak sendiri..aku ada disini dan akan selalu mendukung kamu bagaimanapun keadaannya. 

~Warm love from me~

Komentar

Postingan Populer